Tema Pembelajaran PAUD, Bagaimana Merumuskannya?

Tema Pembelajaran PAUD, Bagaimana Merumuskannya?

Tema pembelajaran

Tema pembelajaran menjadi salah satu karakteristik khas di PAUD. Pembelajaran di PAUD sudah sangat lekat dengan adanya tema. Bahkan saat ini sekolah dasar atau SD juga menggunakan tema bukan lagi mata pelajaran. Kurikulum 2013 mengarahkan guru untuk merancang pembelajaran menggunakan tema.

Tujuan tema

Tujuan dari penggunaan tema adalah agar apa yang dipelajari oleh anak dapat diaplikasikan langsung dalam kehidupannya. Untuk apa belajar materi yang jauh dari kehidupan anak jika nantinya tidak atau kurang bermanfaat? Untuk itu, pembelajaran berbasis tema disusun guna mengatasi hal tersebut.

Pemilihan tema

Pemilihan tema dimulai dari hal atau topik yang terdekat dengan anak. Sebagai contoh tema yang terdekat dengan anak adalah diri sendiri. Anak mengenal identitas dirinya, bagian tubuhnya, makanan kesukaannya, olahraga yang ia suka, dan permainan yang ia suka. Lebih jauh, tema juga bermanfaat agar rencana belajar yang telah disusun guru mudah dipahami oleh anak.

Tema bebas dikembangkan oleh satuan PAUD. Satuan PAUD dapat mengembangkan tema sesuai dengan karakteristik lingkungan atau tempat tinggal anak. 12 tema seperti diri sendiri, lingkungan, tanaman, transportasi, sampai alam semesta hanyalah sekedar contoh. Meskipun demikian, banyak satuan paud yang kaku dan mengganggap tema tersebut sudah menjadi patokan.

Pemilihan tema juga dapat disesuaikan dengan minat anak. Guru dapat mengajak anak berdiskusi menentukan apa yang akan dibahas pada awal bulan. Sebagai contoh ketika guru mengajak anak bermain di halaman sekolah, lalu anak-anak tertarik dengan ulat bulu yang ada di sebuah tanaman. Guru dapat menjadikan ulat bulu sebagai tema pada bulan itu.

Subtema

Tema yang sudah dipilih lalu dikembangkan menjadi sub-sub tema . Dari tema ulat bulu, guru dapat memecah menjadi subtema karakteristik ulat bulu, cara berkembangbiak ulat bulu, makanan ulat bulu, cara berjalan ulat bulu, dan tempat hidup ulat bulu. Setiap subtema dapat dibahas 3-4 hari perminggu tergantung kelompok usianya.

Jumlah kegiatan setiap kelompok usia tentu berbeda. Untuk usia kelompok bermain dalam sehari cukup 2-3 kegiatan saja. Untuk kelompok A kegiatan dalam sehari mencapai 3-4 kegiatan. Sedangkan untuk kelompok B mencapai 5 kegiatan.

Baca juga : Jenis Satuan PAUD Menurut Depdiknas

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *