Sudut, Salah Satu Model Pembelajaran di PAUD

Sudut, Salah Satu Model Pembelajaran di PAUD

Model pembelajaran sudut merupakan salah satu model pembelajaran yang didasarkan pada minat anak. Model ini didasarkan pada teori Montessori dimana menonjolkan keterampilan hidup sehari-hari. Selain itu, model ini juga menenkankan penggunaan panca indera untuk belajar anak.

Proses pembelajaran menggunakan sudut tidaklah sulit. Guru dapat mengelola kelas menjadi lima sudut yang berbeda. Masing-masing sudut memiliki berbagai APE yang sesuai. Ada lima sudut yang dapat dirancang oleh guru.

Practical Life Corner (Sudut Keterampilan Hidup)

Pada sudut ini, anak diberikan kesempatan untuk meniru apa yang dilakukan orangtua dan orang dewasa lain dirumah. Kegiatannya seperti mengkancingkan baju, menjahit, memasak, mengelap gelas yang sudah dicuci, dan merapikan baju. Berbagai aktivit tersebut dapat melatih anak agar terbiasa terampil dan cekatan terutama untuk dirinya sendiri. Lebih bagus lagi jika anak juga membantu orangtua di rumah. Dengan demikian, apa yang dilakukan anak di sekolah juga dilakukan di rumah. Lebih jauuh, anak juga dapat dilatih kebiasaan bekerja melalui sudut ini.

Sensoric Corner (Sudut Sensorik)

Anak diajak untuk menggunakan seluruh panca inderanya ketika belajar. Pada sudut ini kegiatan anak terfokus pada pengenalan beragai macam benda. Kegiatannya seperti meraba, melihat, membau, mendengar, dan merasa. Anak dapat diajak untuk membedakan dua benda, meraba benda, mencium aroma kue, merasakan gula dan garam.

Premath and Perception Corner (Sudut Matematika Awal)

Pada sudut ini anak diberikan kegiatan yang berhubungan dengan pengenalan matematika. Kegiatan seperti membilang, menghitung, mengukur, klasifikasi, dan seriasi dapat dikenalkan pada anak. Peralatan bekas memungkinkan untuk digunakan dalam sudut ini seperti tutup botol, botol bekas, kotak susu, sendok plastik, biji-bijian, dan sebagainya.

Languange and Vocabulary Corner (Sudut Bahasa)

Anak dibelajarkan untuk mengenal berbagai macam kosakata melalui benda atau gambar. bagaimana cara menyusun kalimat yang benar juga diajarkan dalam sudut ini. Kegiatan seperti menulis dan membaca juga tersedia. Namun ayng perlu diingat bahwa untuk menulis anak-anak pada tahap awal adalah meniru dan menebalkan bentuk. Setelah anak menguasai barulah mereka akan menulis dengan baik.

Culture and Library Corner (Sudut Kebudayaan)

Kegiatan pada sudut ini adalah memperkenalkan alam dan lingkungan pada anak. Jika anak berada dalam budaya jawa, maka beberapa tradisi dan kebiasaan masyarakat jawa bisa dikenalkan. Hal ini termasuk aturan ketika menggunakan sudut ini anak-anak harus mengunakan bahasa jawa yang benar dengan cara bu guru memberi contoh anak-anak menirukan.

baca juga : Tema Pembelajaran PAUD, Bagaimana Merumuskannya?

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *