Seni untuk Anak Usia Dini Seperti Apa?

Seni untuk Anak Usia Dini Seperti Apa?

Seni untuk anak usia dini dapat menjadi media anak mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan dan fikirkan. Energi positif akan mereka dapatkan melalui kegiatan seni. Tak heran, banyak lembaga PAUD yang memberikan kegiatan tambahan atau ekstrakurikuler untuk anak di luar jam sekolah.

Selain menjadi wadah untuk anak berekspresi, seni juga mampu meningkatkan kecerdasan dan kreativitas anak. Baik dalam berupa produk atau karya maupun gerakan dan suara tertentu. Lalu bagaimanakah seni untuk anak usia dini

Hasil bukanlah tujuan utama

Seni untuk anak usia dini mengutamakan proses atau makna dibalik suatau hasil atau karya dibuat. Orangtua dapat mendampingi anak mengarahkan mereka namun bukan berarti mendikte. Berikan kesempatan pada anak untuk melakukan apa yang mereka inginkan.

Terkadang ketika mewarnai, anak ada yang menggunakan warna merah atau hitam seluruhnya. ia tidak ingin menggunakan warna lain. Keadaan ini terkadang membuat orangtua bingung dan menilai bahwa anak tidak suka warna-warna lain atau malah cenderung dinilai anak susa diminta untuk mewarnai. padahal ia menheelsaikan tugasnya dengan baik sesuai peritnah porangtua yakni mewarnai gambar penuh sampai selesai.

Orangtua harus mencari tahu mengapa anak mewarnai dengan full warna merah atau hitam saja. Cari tahu penyebabnya dengan bertanya langsung pada anak. Dengarkan apa yang mereka certiakan perlahan dan penuh perhatian. Dengan cara ini rongtua juga akan tahu hal-hal yang sedang dipendam anak.

Stimulasi anak dengan berbagai macam seni

Seni terdiri dari seni musik, seni lukis, dan seni tari. Biasanya calon guru PAUD sudah memperoleh ketiga mata kuliah ini ketikan megnikuti pendidipan sarjana. Oleh karnea itu tak heran jika di lembaga-lembaga PAUD ketiga seni ini diajarkan kepada anak.

Setiap pagi guru bisa menghidupkan musik senam atau tari untuk mengajak anak mengeluarkan energinya. Mengeluarkan energi di pagi hari dengan bergerak, berjalan, melompat, dan meloncat serta bertepu daapt membangkitkan gairah belajar anak. Motivasi belajar anak selenjutnya pada hari itu ditentukan oleh bagaiaman pembelajaran di pagi ahari apakah membosankan atau menarik untuk anak,

baca juga : Perkembangan Bahasa Sejak Dini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *