Secara Etiologi, Dua Faktor Timbulnya Ketunanetraan

Secara Etiologi, Dua Faktor Timbulnya Ketunanetraan

Secara etiologi, timbulnya ketunanetraan disebabkan oleh faktor endogen dan faktor eksogen. Faktor eksogen seperti keturunan atau karena faktor eksogen seperti penyakit, kecelakaan, obat-obatan dan lain-lainnya. Demikian pula dari kurun waktu terjadinya ketunanetraan dapat terjadi pada saat anak masih berada dalam kandungan saat dilahirkan, maupun sesudah kelahiran.  Mengetahui sebab-sebab terjadinya keturunan diterapkan dalam dunia pendidikan luar biasa merupakan bagian amat penting aku mah bahkan seorang pendidik anak ketunanetraan seharusnya mengetahui latar belakang penyebab tunanetra hanya, ketidakberdayaannya, dan biasanya dalam tahap masih merupakan reaksi emosional yang sehat. Karena dengan demikian informasi tersebut akan sangat berguna dan dapat membantu dalam melaksanakan proses pengajaran bagi mereka para tunanetra.

Ada dua faktor yang mempengaruhi seseorang dan yang terakhir yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Yang termasuk faktor internal yaitu faktor keturunan atau genetik dan faktor yang erat hubungannya selama basi bayi masih dalam kandungan seperti kurang gizi terkena infeksi, keracunan, aborsi yang gagal ataupun adanya penyakit kronis. Faktor eksternal adalah faktor ketika lahir atau faktor setelah lahir misalnya kecelakaan terkena penyakit sipilis yang mengenai mata saat dilahirkan, kelahiran yang lama sehingga kehabisan cairan magma kelahiran yang dibantu alat yang mengenai saraf, kurang gizi atau vitamin terkena racun hama virus trakoma panas badan yang terlalu tinggi serta peradangan mata karena penyakit atau bakteri maupun virus

Adapun beberapa etiologi dari anak berkebutuhan khusus dari anak tunanetra adalah sebagai berikut

Prenatal

Faktor penyebab ketunanetraan secara masa prenatal sangat erat hubungannya dengan masalah keturunan dan pertumbuhan seorang anak dalam kandungan. Ketunanetraan yang disebabkan oleh faktor keturunan terjadi dari hasil perkawinan bersaudara, sesama tunanetra atau mempunyai orang tua yang tunanetra. Ketunanetraan akibat faktor keturunan antara lain retinitis pigmentosa, penyakit pada retina yang umumnya merupakan keturunan. Sedangkan ketunanetraan karena proses pertumbuhan dalam kandungan disebabkan oleh gangguan waktu ibu hamil, penyakit menahun seperti tbc dan infeksi luka yang dialami ibu hamil akibat terkena rubella atau cacar air.

Postnatal

Penyebab tunanetra yang terjadi pada masa postnatal dapat terjadi sejak atau setelah bayi lahir antara lain kerusakan pada mata atau saraf mata pada waktu persalinan, ibu mengalami penyakit gonorrhea.

baca juga : Karakteristik Anak Tunanetra, Simak Artikel Berikut!

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *