Puncak Tema Pembelajaran PAUD, Berikut Kegiatannya!

Puncak Tema Pembelajaran PAUD, Berikut Kegiatannya!

Tema menjadi salah satu ciri khas pembelajaran di PAUD. Bahkan sekarang, tema juga diterapkan di sekolah dasar. Tema digunakan oleh guru untuk menentukan kegiatan yang kan di lakukan anak. Tujuan dengan adanya tema agar pembelajaran anak lebih fokus dan terarah.
Setiap sekolah dapat menentukan sendiri tema yang mereka inginkan. Selain itu, mereka juga bisa menggunakan tema yang sudah dicontohkan oleh pemerintah. Supaya memberikan kesan dan pembelajaran yang bermakna, setiap akhir tema sekolah perlu merencanakan kegiatan sebagai penutup tema.

Berikut beberapa pilihan kegiatan yang dapat digunakan untuk puncak tema.

1. Cooking Class

Kegiatan ini dapat melatih anak melakukan pengenalan berbagai macam rasa,tekstur, dan aroma bahan makanan. Mereka juga dapat mengenal berbagai peralatan masak yang biasa ibu gunakan di dapur rumah. Memasak bersama teman-teman sekelas dapat memberikan pengalaman tersendiri yang menyenangkan. Beberapa kegiatan memasak yang dapat diajarkan kepada anak diantaranya, menghias donat, membuat sup buah, sate buah, membuat bakso, meracik bakso, membentuk kue, mencetak kue, dan masih banyak lagi.

2. Market Day

Kegiatan mengenalkan proses jual beli di pasar kepada anak. Penjual dan pembeli diperankan langsung oleh anak. Uang yang digunakan bisa menggunakan uang mainan. Bukan nominal yang dikenalkan pada anak tetapi proses membeli, menawar, dan menjual. Guru dapat menyediakan berbagai kardus bekas, botol bekas, buah-buahan plastik atau nyata, dan berbagai macam sayuran. Tas belanja jua mungkin dapat digunakan untuk anak sehingga memang seolah-olah nyata mereka sedang berada di pasar.

3. Talent Show

Anak diajak untuk menunjukkan bakat mereka. Bakat anak berasal dari kesenangan mereka erhadap suatu hal. Ada yang menari, menyanyi, berakting, dan memainkan alat musik tertentu. orangtua dapat diundang ke sekolah untuk melihat kegiatan puncak tema ini. Guru dapat menghias kelas semenarik mungkin menggunakan bahan dan peralatan yang ada. Tidak perlu sampai menyewa panggung. Cukup gunakan sarpras yang ada di sekolah. Utamanya adalah anak terbiasa tampil berani di depan umum.

4. Field Trip

Orangtua perlu diajak diskusi mengenai kegiatan ini. Oleh karena itu penting bagi sekolah menyusun kalender akademik sheingga orangtua dapat mengetahui aktivitas anak selama satu tahun ke depan. Kegiatan ini membutuhkan dana dan tenaga lebih dari kegiatan puncak tema lainnya. Hal ini karena kunjungan ke suatu tempat pasti membutuhkan transportasi dan biaya tiket. Jika transportasi cukup menggunakan mobil pribadi orangtua, ini akan memudahkan pihak sekolah. Dari sini dapat terlihat ada kerjasama yang bagus antar kedua belah pihak. Anak dapat diajak mengunjungi museum, pabrik makanan, pabrik baju, taman pintar, dan masih banyak lainnya.

baca juga: Pembelajaran yang Tepat untuk Anak Usia Dini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *