Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip pendidikan anak usia dini

Pendidikan anak usia dini harus didasarkan pada kaidah-kaidah ke-PAUD an. Penyelenggaran atau pemilik lembaga PAUD hendaknya membeklai diri dengan pengetahuan tentang PAUD sebelum digunakan oleh masyarakat. Berikut beberapa prinsip pendidikan anak usia dini :

Didasarkan pada tahap tumbuh kembang anak sesuai dengan DAP (Development Appropriate Practice)

DAP merupakan suatu bentuk program pendidikan anak usia dini mendasarkan pada pemahaman tentang usia perkembangan anak, kebutuhan dan karakteristik individual anak, dan konteks lingkungan social budaya anak (Sugito). Budaya berkaitan dengan perilaku pada anak yang berbeda. Pendidik harus memahami pengaruh budaya social dan keadaan keluarga dalam pembelajaran, menghargai kemampuan yang berkembang, dan terbiasa dengan keragaman anak dalam bekembang (naeyc, 2009: 13).

Memperhatikan seluruh aspek perkembangan anak.

Perkembangan berlangsung secara utuh. Aspek-aspek perkembangan, seperti sosial, emosi, kognitif, fisiologik, dan seni saling berkaitan dalam satu kesatuan. Perkembangan pada satu aspek akan mempengaruhi perkembangan pada aspek perkembangan yang lainnya. Sehingga aspek perkembangan anak usia dini dikatakan saling terintegrasi satu sama lain. Perkembangan satu aspek akan mempengaruhi perkembangan aspek lainnya. Kebutuhan anak secara spesifik dan holistic/ menyeluruh juga harus diperhatikan.

Baca juga: Makanan Susah Ditelan Anak Mpasi? Begini Solusinya

Memahami karakter anak dan mengimplementaskan dalam proses pendidikan.

Perkembangan setiap anak berbeda, ada yang cepat dan ada yang lambat. Oleh karena itu dalam pendidikan anak usia dini, pendidik harus memperhatikan aspek penting ini ketika merencanakan berbagai aktivitas pembelajaran. Selama belajar, mungkin ada satu atau dua anak yang tertinggal dari temannya. Tugas pendidik adalah membantu agar anak tersebut dapat mengejar ketinggalannya namun dengan cara berdiskusi dengan anak. Anak dapat ditanya apakah ingin melanjutkan atau tidak.

Mengupayakan penyelenggaraaan PAUD yang mudah, murah, dan bermutu.

Pendidikan anak usia dini harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena setiap anak berhak untuk memperoleh pendidikan. Oleh karena itu, di Indonesia sendiri PAUD sudah menyebar ke desa-desa dengan program satu desa satu PAUD. Meskipun begitu, kualitas dari PAUD harus tetap diperhatikan baik dari segi sarpras, pendidik, dan proses belajarnya.

Baca juga: Konsep Pembelajaran Tematik Terpadu

Share

2 thoughts on “Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *