Pola Kebutuhan Teman untuk Anak

Pola Kebutuhan Teman untuk Anak

Pola kebutuhan teman pada setiap usia tentu berbeda. Orangtua perlu mengenalki kebutuhan akan teman pada anak di setiap jenjang usianya. Hal ini bertujuan agar orangtua mampu mengenali kebutuhan sosialisasi anak. Jenis orang yang memenuhi kebutuhan anak akan teman ditentukan oleh tahap perkembangan sosial nya. Karena pola perkembangan sosial anak berubah sejalan dengan pertambahan usia, kebutuhan nya akan teman juga akan berubah.

Pola Kebutuhan Teman Pada Masa Bayi

Bayi merasa puas berteman dengan siapa pun yang dapat mereka lihat dan dengar. Setiap interaksi sosial yang terjadi lebih sering diperiksa oleh orang lain daripada oleh si bayi. Sebelum mencapai usia satu tahun, bayi juga membutuhkan teman bermain di samping kawan orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua merupakan teman yang lebih disukai selama paruh akhir tahun pertama dan tahun kedua. Orang-orang ini memuaskan kebutuhan akan teman bermain karena mereka mau bermain dengannya ketika si bayi menginginkannya dan karena mereka mau bermain sesuai dengan cara yang diinginkannya.

Pola Kebutuhan Teman Pada Masa Kanak-kanak

Selama masa prasekolah, biasanya yang menjadi teman adalah orang dewasa yang ada di dalam lingkungan ke luarganya saudara kandungnya, dan kemudian anak-anak yang berasal dari lingkungan di sekitar rumahnya atau dari sekolah taman kanak-kanak, atau dari kelompok sekolah Minggu/pengajian yang diikutinya.

baca juga : Peran Teman dalam Penyesuaian Sosial

Pada Masa Kanak-kanak Akhir

Selama masa kanak-kanak akhir, anak laki-laki dan anak perempuan memilih di antara teman bermainnya teman yang paling menyenangkan bagi mereka dan yang dengannya mereka tidak hanya dapat bermain tetapi juga dapat berkomunikasi dengan baik Anak-anak ini nantinya akan menjadi sahabat mereka. Dari tahun ke tahun, kebutuhan akan sahabat bertambah kuat.

Pada Masa Pubertas

Pada masa pubertas ketika minat untuk bermain menurun, karena ter jadi perubahan fisik yang melemahkan energinya dan ketika kecemasan tentang perubahan ini meningkat, anak lebih membutuhkan teman akrab daripada teman bermain. Posisi teman pada masa pubertas bahkan bisa melebihi keluarga. Anak lebih senang menghabiskan waktu bersama teman sebaya di bandingkan dengan keluarga.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *