Perkembangan Intelektual Anak

Perkembangan Intelektual Anak

Perkembangan intelektual anak pada dewasa ini banyak anak-anak yang mengikuti pendidikan di Taman Kanak-kanak. Pada hari-hari pertama masuk sekolah anak-anak selalu menanyakan pada diri sendiri apa yang dapat diperbuat di sekolah. Demikian juga bagi guru, apa yang dapat diajarkan kepada anak-anak di bawah usia 6 tahun tersebut. Namun setelah usianya lebih dari 6 tahun anak-anak dapat mengembangkan diri sebab kemampuannya meningkat. Anak dapat berpikir secara konseptual, memecahkan masalah, mengingat, dan mempergunakan bahasa dengan baik,

Perkembangan Kognitif

Beberapa aspek perkembangan intelektual pada usia kanak-kanak. Perkembangan kognitif kadang-kadang anak usia antara 5 – 7 tahun memasuki tahap operasi konkret (concrete operations), pada waktu anak dapat berpikir secara logis mengenai segala sesuatu. Pada umumnya mereka pada tahap ini berusia sampai kira-kira 11 tahun.

baca juga:Perkembangan Kognitif

Berpikir operasional

pada tahap ketiga, anak-anak mampu berpikir operasional: mereka dapat mempergunakan berbagai simbol, melakukan berbagai bentuk operasional, yaitu kemampuan aktivitas mental sebagai kebalikan dari aktivitas jasmani yang merupakan dasar untuk mulai berpikir dalam aktivitasnya. Walaupun anak-anak yang preoperasional dapat membuat pernyataan mental tentang obyek dan kejadian-kejadian sekalipun tidak dapat dalam seketika, cara belajar mereka masih terikat pada pengalaman fisik. Anak-anak yang ada pada tahap operasional konkret lebih baik daripada anak-anak yang preoperasional dalam mengadakan klasifikasi, bekerja dengan angka-angka, mengetahui konsep-konsep waktu dan ruang, dan dapat membedakan antara kenyataan dengan hal-hal yang bersifat fantasi.

Karena pada masa ini anak-anak berkurang sifat egoisnya, dan anakanak pada tahapan operasi konkret lebih bersifat kritis. Mereka lebih banyak dapat mempertimbangkan suatu situasi daripada hanya memfokuskan pada suatu aspek, sebagaimana yang mereka lakukan pada preoperasional. Mereka sadar bahwa pada umumnya berbagai operasi fisik dapat diganti. Peningkatan kemapanan mereka untuk mengerti terhadap orang lain dapat mendorong untuk berkomunikasi lebih efektif dan dapat berpikir lebih fleksibel.

Akan tetapi anak-anak usia sekolah lebih dapat berpikir secara logis daripada waktu mereka masih muda. Cara berpikir mereka masih terikat pada kenyataan atau kejadian pada waktu sekarang, artinya terikat pada hal-hal yang sedang dihadapi saja.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *