Perkembangan Bahasa Sejak Dini

Perkembangan Bahasa Sejak Dini

Perkembangan bahasa anak usia dini dapat distimulasi melalui berbagai metode. Ketika usia satu tahun anak sudah mulai dapat mengucapkan kata mama, bapak, ayah, ibu, maem, dan sebagainya. Lebih jauh, perkembangan bahasa anak usia dini juga ditunjukkan dengan pahamnya mereka dengan perintah atau ucapan yang orang dewasa katakan.

Ketika ibu menunjuk pada suatu bendaatau hewan, seperti kucing maka anak akan merekam bahwa binatang itu namanya kucing. Perilaku ini jika diulang akan melekat pada memori anak. Sehingga ketika kucing lewat maka anak akan menunjuk dengan kemampuan bicaranya masing-masing meskipun belum mengucapkan kata kucing.

Selanjutnya, anak usia dini menunjukkan perkembangan bahasanya dengan isyarat tertentu. Bisa jadi menunjuk benda, atau mengoceh untuk memberitahu orang dewasa di sekitarnya tentang keinginannya. Hal ini merupakan awal mulainya anak akan mengucapkan kosakata yang mereka pelajari.

Sebetulnya anak usia dini merekam setiap perkataan atau ucapan yang dilontarkan orang di sekitarnya. Hal ini wajar karena menurut teori kosakata anak usia 3 tahun mencapai 400 kosakata. Kosakata ini memang belum semua diucapkan. ada yang masih tersimpan dalam memori namun ketika orang lain mengatakan anak memahaminya.

Ketika anak mencapai usia 6 tahun kosakata mereka mencapai 6000 kata. Anak usia 6 tahun mulai berinteraksi dengan berbagai lingkungan. teman sebaya, guru, tentor, teman les, tetangga, dan masyarakat di sekitarnya. Agar perkembangan bahasa anak mencapai maksimal maka ada beberapa langkah yang harus diterapkan oleh orangtua.

Batasi penggunaan gadget

Gadget bisa memberi efek positif maupun negatif. Sayangnya banyak orangtua yang malah bangga anaknya bisa bermain gadget sendiri. Ponsel atau hp memang asyik jika dilihat karena memuat video dan gambar yang akan membuat anak duduk tenang. Namun tahukah bunda bahwa penggunaan gadget anak yang terlalu lama dapat memperlambat perkembangan bahasanya. Hal ini karena anak hanya menerima komunikasi satu arah.

baca juga :Implementasi teori Piaget : teori kogitif dan bahasa

Dorong anak bermain dengan tetangga atau teman sebaya

Berikan kesempatan dan ajak anak untuk bermain di luar ruangan agar mereka dapat bersosialisasi dengan teman sebayaya. Teman sebaya atau lebih tua dapat berbicara lebih banyak. Hal ini dapat memberikan dukungan perkembangan bahasa atau kosakata anak.

Sediakan buku cerita bergambar

Buku membantu anak untuk mengenal literasi sejak dini. Kenalkan berbagai perbedaan gambar dan warna pada anak sehingga kosakata mereka akan meningkat.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *