Perilaku Antisosial pada Anak, Apa saja Jenisnya?

Perilaku Antisosial pada Anak, Apa saja Jenisnya?

Perilaku antisosial pada anak bermacam-macam. Salah satu contoh perilaku antisosial aadalah conduct disorder atau CD. Conduct disorder (CD) adalah perilaku yang tidak sesuai dengan usia dan sikap yang melanggar harapan keluarga, norma sosial, dan hak pribadi atau propert oranglain. Anak dengan CD menunjukkan jenis perilaku yang melanggar peraturan yang sangat luas. Hal ini mulai dari mengumpat dan tempertantrum sampai vandalism, pencurian, dan penyerangan. CD lebih banyak ditemuai pada anak laki-laki daripad aanka perempuan. Anak 4 tahun yang dainggap lucu ketika melempar sendal kepada ibunya, tetap menjerit di meja makan ketika di hukum, melempar sendok ke adiknya  merupakan beberpa kasus kategori CD.

Sebagai bagian dari proses pertumbuhan mereka, anak dan remaja pasti pernah melanggar peraturan, berkelahi, melanggar jam malam, mencuri , dan sebagainya. Separoh dari jumlah orangtua dari anak beruisa 4-6 tahun melaporkan bahwa anak mereka setidaknya pernah mencuri, berbohong, melawan perintah atau merusak barang. Kebanyakan anak ini kemudian menunjukkan penurunan dalam perilaku antisosialketika berusia 4-18 tahun. Tetapi bagai remaja yang akhirnya dirujuk ke psikologis terus menunjukkan perilaku antisosial yang tinggi

Banyak faktor yang menjadikan anak menjadi probadi antisosial. Salah satunya adalah model pengasuhan. Gaya pengasuhan yang diterapkan ayah ibu di rumah akan berdampak pada kondisi mentak dan pikiran anak. Salah satunya adalah pengasuhan otoriter. Jika anak tidak kuat menahan sikap roangtua yang terlalu keras, maka gejolak emosinya pun juga akan semakin tinggi. S

baca juga: Kesehatan Mental Anak Usia Dini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *