Perilaku Antisosial, Kapan Munculnya pada Diri Anak?

Perilaku Antisosial, Kapan Munculnya pada Diri Anak?

Perilaku antisosial tidak dapat diramalkan secara tepat kapan akan muncul karena ada perbedaan individual yang dipengaruhi oleh kematangan seksual setiap anak. meskipun demikian umumnya masa puber dimulai sekitar setahun lebih awal di kalangan anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki.  Usia rata-rata dimulainya perubahan pubertas pada anak perempuan adalah usia 11 tahun dan pada anak laki-laki usia 12 tahun. oleh karena itu gejala pertama perilaku antisosial dapat diperkirakan timbul kurang lebih pada usia ini.

Aspek yang paling jelek dari perlakuan sosial terjadi pada masa 6-12 bulan menjelang kematangan seksual ini. hal ini berarti bahwa untuk anak perempuan terjadi kurang lebih diantara ulang tahun ke-12 dan ke-13 dan untuk anak laki-laki di antara ulang tahun ke-13 dan ke-14 titik setelah puncak tercapai biasanya terjadi kemunduran yang agak besar dalam perilaku antisosial. karena anak perempuan rata-rata lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak laki-laki perilaku anak perempuan yang khas pada umur ini lebih menonjol dibandingkan dengan anak laki-laki titik akan tetapi banyak laki-laki yang mengalami kemunduran yang tajam dalam perkembangan sosial mereka sebagai halnya anak perempuan

Setelah fase negatif yang paling buruk berlalu dengan datangnya kembang-kembangan seksual maka perkembangan sosial anak remaja muda mulai meningkat lagi titik mula-mula melambat tetapi kemudian dipercepat karena didorong oleh hasrat yang kuat untuk dapat diterima secara sosial dikalangan kelompok teman sebaya dari kedua jenis kelamin. apakah pengaruh negatif terhadap sosialisasi di masa depan tidak akan berarti bergantung pada berbagai faktor antara lain saat terjadinya puber berapa lama berlangsungnya pubertas, bagaimana tara kesesuaian antara fase negatif itu dengan norma the manusia dan bagaimana orang tua guru dan teman sebaya memperlakukan anak pada masa transisi tersebut.

Perilaku antisosial memiliki pengaruh terhadap proses sosialisasi dan keadaan psikologis anak. Orangtua harus terus membimbing dan mendampingi agar perilaku antisosial ini tidak terus berlanjut karena dapat merugikannn diri annak sendiri.

baca juga: Pola Perilaku dalam Situasi Sosial Kanak-kanak

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *