Perbedaan Individual: Salah Satu Keunikan Belajar di PAUD

Perbedaan individual menjadi salah satu karakteristik pembelajaran di paud. Proses pendidikan dan pembelajaran di paud harus membedakan antara satu anak dengan yang lainnya. dalam arti bukan memberikan perbedaan perlakuan tetapi setiap anak harus diberi kewajaran atau dianggap sebagai suatu hal yang wajar apabila kemampuan satu anak dengan yang lainnya itu berbeda. Oleh karena itu salah satu karakteristik anak usia dini adalah individu yang unik.

baca juga: Model Belajar dari Rumah untuk Anak PAUD

Keunikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya:

Faktor bawaan merupakan faktor biologis yang diturunkan melalui pewarisan genetik oleh orang tua. pewarisan genetik ini dimulai pada saat terjadinya pembuahan s yaitu ketika sel reproduksi perempuan yang disebut ovum dibuahi oleh sel reproduksi laki-laki yang disebut spermatozoa. hal yang terjadi kira-kira 280 hari sebelum lahir. dalam masing-masing selebar duksi, bagi spermatozoa maupun sel telur atau ovum memiliki 23 pasang kromosom. Kromosom adalah partikel seperti benang yang masing-masing dalamnya terdapat untaian partikel yang sangat kecil yang disebut dengan gen-gen inilah pembawa ciri bawaan yang diwariskan orang tua kepada keturunannya. Dan ini mengandung petunjuk untuk mengatur proses fisiologi tubuh dan penampakan sifat-sifat fisik seperti bentuk tubuh kekuatan fisik, kecerdasan, dan berbagai pola perilaku lainnya.

Faktor lingkungan menunjuk pada segala sesuatu yang berada di luar dari individu titik faktor ini meliputi banyak hal mulai dari status sosial ekonomi orang tua, pola gizi, simulasi pola asuh orang tua, budaya, dan lain sebagainya.

Urutan kelahiran melakukan masih terdapat beberapa kontroversi, beberapa penelitian membuktikan karakteristik kepribadian seseorang Ditentukan salah satunya oleh urutan kelahiran. Anak sulung cenderung lebih teliti, mempunyai ambisi, dan agresif dibandingkan adik-adiknya. anak pertama cenderung mendapatkan dan menyelesaikan pendidikan yang lebih tinggi dan memiliki prestasi yang lebih baik.

Sementara itu anak tengah lebih mudah bergaul dan memiliki rasa setia kawan yang tinggi titik karena kurang diperhatikan dalam keluarga, mereka cenderung belajar, menjalin hubungan, dan mencari dukungan dari teman-teman seusianya. oleh karena itu mereka cenderung memiliki kemampuan dalam bersosialisasi. Anak tengah sering menjadi Mediator dan pecinta damai titik anak bungsu cenderung paling kreatif dan biasanya menarik. oleh karena itu mereka sering dianggap sebagai anak bawang, si bungsu cenderung untuk selalu ingin memperoleh perlakuan yang sama.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *