Peran Ayah dalam Pengasuhan AUD

Peran Ayah dalam Pengasuhan AUD

Peran ayah memainkan peranan penting dalam kehidupan anak. Anak mungkin saja tidak tinggal bersama ayah, atau bahkan lahir tanpa melalui pernikahan yang sah. Ketidakhadiran ayah memiliki pengaruh negatif pada kehidupan anak. Mereka yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah memiliki risiko kenakalan remaja, pencapaian prestasi sekolah yang rendah, kemiskinan, depresi, dan kehamilan di usia remaja. Oleh karena itu, ibu keturunan Afrika-Amerika memilih untuk tinggal bersama keluarga kompleksnya. Keluarga kompleks ini diharapkan dapat menggantikan peran ayah bagi anak mereka.

Keluarga kompleks orang Afrika memilih menggunakan jaringan keluarga untuk mengurangi beban kemiskinan. Mereka saling bergantung dengan system timbal balik untuk bertanggungjawab atas keamanan baik secara emosional maupuan finansial dari seluruh anggota keluarganya. Kebanyakan orang Afrika-Amerika tetap mengikuti jaringan keluarga ini karena kebutuhan ekonomi untuk tetap bertahan hidup. Sisi buruknya dari jaringan ini adalah perempuan dapat memiliki anak di luar nikah dan pria lebih mudah untuk meninggalkan anak mereka karena sudah ada jaringan keluarga. Karena ibu adalah pengasuh utama bagi anak di kalangan masyarakat Amerika, keluarga kompleks ibu merupakan pihak teraktif dalam memberikan dukungan bagi anak-anak dari orangtua di luar nikah. Akan tetapi, hal ini merupakan hambatan bagi ayah untuk terlibat karena keluarga kompleks ibu sering kali memunculkan permusuhan terlebih jika ayah tidak memberikan kontribusi keuangan yang signifikan.

Hasil Penelitian

Penelitian yang dilakukan oleh Perry (2009: 220) menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara penghasilan ayah dan keterlibatannya dalam pengasuhan anak. Bagi ayah Afrika tentu hal ini menjadi akses bagi mereka untuk bernegosiasi pengasuhan anak dengan keluarga kompleks ibu. Selain itu, pendidikan dan usia ayah juga menjadi prediktor yang signifikan dalam keterlibatan pengasuhan. Hubungan yang negatif terjadi antara pendidikan ayah dan keterlibatan dalam pengasuhan, sementara ayah yang lebih muda menunjukkan pengasuhan yang lebih tinggi.

Dukungan dari ibu juga menjadi prediktor yang siginifikan bagi ayah untuk terlibat. Hubungan keterlibatan kedua orangtua anak mendukung ayah untuk lebih terlibat dalam perawatan dan pengasuhan anak. Ayah merasa memiliki kekuatan untuk berpartisipasi ketika ibu dari anaknya mendukungnya terlibat. Sementara itu, anak yang sering mengunjungi keluarga kompleks ibu memiliki ayah yang tidak terlalu terlibat dalam pengasuhan. Hal ini mungkin karena sering terjadi ketegangan antara ayah Afrika dan keluarga kompleks ibu. Oleh karena itu, sebaiknya keluarga kompleks ibu tidak terlalu mengasingkan ayah biologis anak. Terlebih bagi ayah yang masih bergantung pada jeringan kelaurga besar untuk dukungan finansial dan kesehatan.

Itulah artikel tentang peran ayah dalam pengasuhan semoga bermanfaat.

baca juga : Kesepakatan Pengasuhan Orangtua-Keluarga Besar

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *