Pentingnya Mengenalkan Tempat Baru pada Anak

Pentingnya Mengenalkan Tempat Baru pada Anak

Pentingnya mengenalkan tempat-tempat baru kepada anak berhubungan dengan stimulasi perkembangan bahasa dan kognitif anak. Mengenalkan tempat baru Sangat dianjurkan terutama untuk anak-anak yang sedang belajar berbicara. Mengapa demikian? Karena anak-anak yang sedang dalam tahap belajar berbicara akan mengingat setiap momen atau event yang orang tua tunjukkan kepada mereka beserta kata-kata ataupun kosakata yang orang tua ucapkan. Jika bunda pernah mendengar atau ingat tentang istilah learning by doing, maka proses ini atau kegiatan ini sangat sesuai untuk anak-anak. Tempat baru atau lokasi baru tentu menyimpan hal-hal yang baru pula untuk anak. mungkin setiap hari anak-anak melihat rumahnya warna Kuning temboknya, atau bentuk pintunya yang kotak, atau orang-orang di sekitarnya, Hewan peliharaan di sekitarnya, dan kendaraan yang ada disekitarnya. ketika mereka kita aja ke tempat-tempat baru maka akan ada berbagai macam warna, bentuk, jenis, dan jumlah yang berbeda.

baca juga : Ajak Anak Keluar Di Waktu Pandemi? Ini Tipsnya

Berbagai macam benda baru tersebut akan diingat oleh anak namanya karena mereka melihat secara langsung. Berbeda halnya dengan ketika kita hanya mengenalkan benda-benda tersebut melalui video laptop atau hp. Kegiatan ini tentu kurang dapat menempel pada memori anak atau kurang dapat diingat oleh anak karena mereka tidak secara langsung melihatnya. Sebagai contoh adalah hal yang wajib bagi orang tua ketika anak sudah berusia 2 tahun mengenalkan mereka ke kebun binatang. mengapa harus ke kebun binatang? Hal ini karena ada berbagai macam binatang atau hewan yang dapat anak lihat desain a. kosakata anak tentang berbagai macam hewan binatang dan juga Hal lain mungkin di situ ada kapal atau tanaman hias atau pohon atau anak-anak seusianya sedang berwisata akan menambah kosakata anak.

Selanjutnya, tempat-tempat baru juga akan memberikan pengalaman tersendiri untuk anak titik seperti halnya ketika kita mengajak anak ke pantai mereka akan tahu bagaimana rasanya menginjak pasir atau bagaimana tekstur dari butiran pasir tersebut. Meskipun di depan halaman rumah kita terdapat pasir juga tetapi sensasi yang diberikan ketika anak-anak diajak ke pantai itu pasti berbeda titik namun yang harus orang tua ingat bahwa kita harus selalu hati-hati dimanapun kita berada di titik karena anak-anak masih dalam usia pengawasan yang full terkait dengan rasa keingintahuan yang tinggi membuat terkadang anak-anak itu lepas kendali

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *