Penilaian Portofolio Anak Prasekolah

Penilaian Portofolio Anak Prasekolah

Penilaian portofolio dilakukan setelah anak selesai mengerjakan suatu kegiatan.

MEMILIH PENILAIAN PORTOFOLIO

Portofolio yang akan digunakan sebagai penilaian harus dapat diukur, ditunjukkan, dan diobservasi. Penilaian yang digunakan harus sesuai dnegan portofolio yang dipilih.  Sebagai contoh, portofolio membaca dan menulis dapat dinilai menggunakan rubric, ceklist, atau rekaman.

baca juga: Keuntungan Penilaian oleh Guru

MENGANALISIS PENILAIAN PORTOFOLIO

Portofolio digunakan untuk melihat kemajua perkembangan anak dan bagaimana kesesuaian pengalaman sehingga dapat melakukan perencaan ke depannya. Untuk itu, guru harus mengumpulkan dasar analisis yang berdasar pada obyek pembelajaran dan membuat indicator perkembangan. Pekerjaan anak yang ada di portofolio dievaluasi berdasarkan ranah perkembangan, serangkaian keterampilan, dan tujuan yang ditetapkan oleh sekolah. Selian itu, portofolio juga dapat digunakan anak untuk merefleksikan kemajuan dan minatnya. Orangtua dapat berinteraksi dengan anak dan berdiskusi tentang masa depan dan tujuan yang ingin dicapai bersama.

STRATEGI MENGEMBANGKAN PORTOFOLIO YANG SUKSES

Beberapa hal berikut ini dapat digunakan untk mengembangkan portofolio :

  1. Mulai dari hal yang kecil dan menekankan pada kualitas bukan kuantitas
  2. gunakan foto, gambar, dan deskripsi reflektif untuk mendokumentasikan hasi kegiatan yang tidak dapat disimpan dalam pz
  3. Pastikan bahwa setiap portofolio memiliki tabel daftar isi
  4. Pastikan anak memberikan tanggal pada pekerjaannya
  5. Pilih beberapa contoh pekerjaan yang telah dilakukan guru
  6. Berikan orangtua kesempatan untuk mereview portofolio anak

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MENGGUNAKAN PORTOFOLIO UNTUK MELAPORKAN KEMAJUAN ANAK

Portofolio memungkinkan berbagai metode penialain dapat digunakan dan berbagai macam cara agar anak menguasai materi. Penilaian ini bersifat fleksibel dimana guru bebas memilih metode penilaian yang diinginkan. Portofolio juga memfasilitasi orangtua informasi pengalaman belajar anak di sekolah. Portofolio menyediakan evaluasi pada sebuah kartu. Anak dapat direkam perkembangannya. Guru dapat melihat kebutuhan anak dari portofolio kemudian mendiskusikannya dnegan orangtua. Portofolio membuat anak sebagai rekan yang aktif pada proses evaluasi. Anak tidak hanya dapat memilih isi pz, tetapi juga ikut dalam proses penilaian seperti ikut berdiskusi dengan orangtua selama pertemua wali murid.

Kelemahan dari penggunaan portofolio adalah sulit dalam menyusunnya. Portofolio membutuhkan waktu untuk dapat dipisahkan dari satu kategori ke kategori lain. Guru dan anak harus bekerja secara teratur untuk menyusn portofolio yang telah dibuat agar tidak menumpuk semakin banyak. Selain itu, guru juga harus memperhatikan akuntabilitas, validitas, dan realibilitas pz.

MENGEMBANGKAN KULITAS PENILAIAN PORTOFOLIO

            Berikut enam saran yang dapat digunakan untuk membantu guru :

  1. Seberapa besar portofolio merepresentasikan kemampuan sebenanya pada anak?
  2. APakah lembaran portofolio menampilkan hasil latihan? Kerja individu? Kelompok?
  3. Apakah evaluasi yang digunakan pada setiap portofolio mewakilkan dimenasi pekerjaan anak?
  4. Seberapa baguskah portofolio sesuai dengan tugas autentik yang diharapkan?
  5. Adakah metode untuk meyakinkan bahwa portofolio dihasilkan secara konsisten?

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *