Pengertian Pengembangan Bahasa pada Anak Usia Dini

Oleh : Azizatul Millah

Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Dalam pengertian ini, terungkap semua cara untuk berkomunikasi, dimana pikiran dan perasaan dinyatakan dalam bentuk lambang atau simbol untuk mengungkapkan sesuatu pengertian, seperti dengan menggunakan lisan, tulisan, isyarat, bilangan, lukisan, dan mimik muka. (Yusuf, 2007: 118)

Menurut Suntrock (2007:353) Bahasa merupakan suatu bentuk komunikasi lisan, tertulis, atau isyarat yang berdasarkan pada suatu sistem atau simbol-simbol. Bahasa terdiri dari kata-kata yang digunakan oleh masyarakat beserta aturan-aturan untuk menyusun berbagai variasi dan mengkombinasikannnya. Bromley (dalam Dhieni, 2009: 1.11) mendefinisikan bahasa sebagai simbol yang teratur untuk mentransfer berbagai ide maupun informasi yang terdiri dari simbol-simbol visual maupun verbal. Simbolsimbol visual tersebut dapat dilihat, ditulis, dan dibaca, sedangkan simbol-simbol verbal dapat diucapkan dan didengar. Anak dapat memanipulasi simbol-simbol tersebut dengan berbagai cara sesuai dengan kemampuan berpikirnya.

Montessori (dalam Suyadi, 2010:97) ketika anak belajar bahasa melalui interaksi dengan orang dewasa, anak-anak tidak hanya mempelajari redaksi kata dan kalimat, melainkan juga struktur kata dan kalimat itu sendiri. Menurut Dhieni (2009: 1.17) Sistematis bahasa merupakan suatu cara menghubungkan bunyi-bunyian maupun tulisan yang bersifat teratur, standar, dan konsisten. Sedangkan kosa kata terus bertambah mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Beragam juga merupakan bentuk khas dari karakteristik dalam hal pengucapan, bahasa memiliki berbagai variasi dialek atau cara.

Perbedaan dialek terjadi dalam pengucapan kosa kata dan sintaks. Kompleks yaitu bahwa kemampuan berpikir dan bernalar dipengaruhi oleh kemampuan menggunakan bahasa yang menjelaskan berbagai konsep, ide, maupun hubungan-hubungan yang dapat dimanipulasi saat berpikir dan bernalar. Brewer (dalam Suyanto 2005:73) mengatakan bahwa anak mulai memeram atau cooing yaitu melafalkan bunyi yang tidak ada artinya secara berulang, seperti suara burung yang sedang bernyanyi. Setelah itu anak mulai belajar kalimat dengan satu kata seperti “maem” yang dimaksud minta makandan “cucu” yang dimaksud minum susu. Anak pada umumnya belajar nama-nama benda yang ada disekitarnya sebelum kata-kata yang lain.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan bahasa anak usia dini sangat penting bagi kehidupan karena bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi.

Share

14 thoughts on “Pengertian Pengembangan Bahasa pada Anak Usia Dini

  1. 979939 54660I truly dont accept this particular article. Nonetheless, I had searched with Google and Ive located out that you are appropriate and I had been thinking inside the improper way. Maintain on creating top quality material related to this. 359284

  2. 968726 663556But a smiling visitant here to share the really like (:, btw great style and design . 425935

  3. Pingback:Kalender Pendidikan Sekolah dan Madrasah - Sabyan PAUD
  4. Assalamualaikum..
    Dari beberapa pengertian di atas menurut Putri bahasa memang sebuah kemampuan yg di miliki oleh setiap individu. Dimana bahasa, kata dan kalimat yanh di katakan mewakili pikiran dan perasaan. Bahasa sebagai alat komunikasi dan penghubung yang baik bagi satu individu dgn individu yg lain nya. Tentu bagi anak ini jugabsangat penting. Mereka harus belajar menyebutkan kata. Mengingat dan paham apa maksud nya. Seperti simbol kata dll. Justru dari mereka kecil lah yg membuat mereka bisa terus belajar dalam mengucapkan/mengenal kata kata lebih baik lagi. Sesuai perkembangan dan umur anak. Bahasa di butuhkan untuk berkomunikasi antar manusia untuk mengatakan apa yg ingin di sampaikan. Dan anak juga pasti memiliki rasa itu. Mereka punya rasa penasaran dan keinginan meniru yg besar. Keluarga dan lingkungan jadi kunci utama untuk anak bisa berkembang bahasa nya dengan lebih baik dan cepat.

  5. Assalamualaikum,. Menurut Resti bahasa adalah salah satu cara seseorang untuk melakukan komunikasii atau memberi informasi terhadap orang lain sebab tu kita sebagai orang tua harus mengajarkan ank untuk berbahasa sedari dini agar anak dapat berbahasa atau berkomunikasi dengan baik, terimakasih🙏

  6. Assalamualaikum wr.wb,menurut pemahan hikma,bahasa adalah salah satu kunci alat untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain,kemampuan bahasa anak yaitu menyimak,berbicara,menulis,belajar.kemampuan berbahasa dipelajari sejak dari dini,karna potensi berbahasa ini perlu distimulasi agar bisa berkembang,jadi apabila orang tua bayi berbicara kepada bayi ,bayi akan merespons dengan hentakkan kaki,ketawa,dan mengeluarkan suaranyaa,
    Ketika bayi anak akan mendengarka bunyi-bunyi ketika orang disekitarnya berbicara,bayi tersebut akan menyimak apa yang di katakan oleh orang sekitarnya,pada usia toddler ,pengalaman awal anak pada keaksaraan akan menciptakan anak berkomunikasi yang efektif pada umur selanjutnya ,pada usia 3-4tahun adalah kemampuan kritis berbahasa pada usia ini otak anak akan sensitif menyerap informasi yg diperoleh dari lingkunganya,anak akan menyerap 3 kosa kata dalam sehari,pada usia 4-5tahun anak kemampuan bahasa anak melesat dengan cepat dengan kemampuan ini anak akan mampu berinteraksi komunikasi kepada temannya,pada usia5- 6 tahun anak bisa membedakan bunyi dan kata-kata yang didengarnya,kosa kata nya makin berkembang,dan anak bisa memahami kata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *