Model Bermain ala Montessori Kayak Gimana?

Model Bermain ala Montessori Kayak Gimana?

Model bermain montessori telah banyak dikembangkan oleh satuan pendidikan. Montessori telah banyak mengilhami proses pendidikan anak usia dini terutama yang bertalian dengan perkembangan psikologis. Pengaruh Montessori cukup kuat di Swedia pada tahun 1950 an di Perancis dan Amerika Serikat tahun 1960 an terutama yang bersifat pusat pembentukan karakter anak usia dini seperti aktivitas secara spontan dan aktivitas sosial sehingga di Swedia banyak dibentuk metode interest Center. metode ini bertujuan untuk menstimulasi perkembangan anak secara intelektual emosional sosial dan psikal. Selain itu metode pembelajaran dalam internet center dilakukan secara informal seperti free play, with material available, Together For music,songs, conversation, story telling, rhythmic exercise, dancing, gymnastics, and so forth. Anak-anak secara individual maupun didorong oleh guru untuk beraktivitas dan berpartisipasi dalam bekerja dengan inisiatif sendiri sehingga mereka dapat belajar, membaca, menulis, dan berhitung melalui aktivitas bermain. Pembelajaran yang dikembangkan di dalam interst center ini didasari tiga model yaitu learning or transmission model, development psychology model, integration model.

Baca juga : Praktik Keterampilan Hidup Anak Ala Montessori

di Amerika Serikat dalam pendidikan anak usia dini begitu kuat dan kental sehingga para orang tua anak usia dini di Amerika menjadikan pendidikan Montessori sebagai advokat di sekolah-sekolah publik terutama di tahun 1960 an. bagian di Amerika Serikat terdapat dua organisasi besar yang menyandarkan diri kepada Montessori yaitu Association Montessori International atau Ami dan The American Montessori Society AMS yang mempromosikan dan menerapkan konsep dan ide ide orisinil Montessori dalam konteks kultur temporer Amerika.

Montessori percaya bahwa anak usia dini memiliki intelegensi alamiah yang meliputi aspek aspek rasional empirical dan spiritual. memandang bahwa perkembangan anak mempunyai periode rangkaian yang dinamai periode kritis. Pada periode tersebut anak usia dini mencari atau meminta masukan sensori masukan aturan urutan dan tata tertib sebagai aktivitas yang bebas untuk dipilih dan dieksplorasi secara mendalam tanpa intruksi dalam keadilan dan ketenangan dari lingkungan yang membantu dan memilihnya secara baik. oleh karena itu Oleh karena itu guru harus mendemonstrasikan pelajaran dengan kata-kata singkat patola anak secara individu maupun kelompok telah siap untuk mempercepat rangkaian kematangan diri secara benar.

model aktivitas bermain yang dirancang Montessori tidak menonjolkan aturan yang mengikat anak secara individu maupun kelompok mereka bebas untuk mengatur dirinya sendiri yang sekaligus dapat membangun konsentrasi dalam mencari atmosfer yang produktif dan kalem. Konsentrasi yang dibangun dalam bermain merupakan momen yang baik untuk menemukan kembali berbagai hal proses memasukkan sensori yang dicari dan dibutuhkan anak. Sensori yang paling berpengaruh adalah penglihatan dan pendengaran.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *