Lanjutan Artikel Benarkah Jika Anak 2 Tahun ……

Lanjutan Artikel Benarkah Jika Anak 2 Tahun ……

Lanjutan artikel dari bahayanya memasukkan anak ke dalam PAUD sejak usia 2 tahun.

Yang kedua dalam postingan Instagram tersebut menyatakan bahwa anak usia 2 tahun belum mengenal aturan. Memang betul anak-anak sejatinya belum mengerti untuk apa Aturan itu dibuat dan kenapa ketika melanggar mereka mendapat konsekuensi atau hukuman. Yang perlu diluruskan disini adalah anak-anak diberikan aturan supaya mereka terbiasa konsisten dan juga agar anak terbiasa untuk memiliki pendirian. Bukan berarti ketika mereka salah terhadap aturan yang dibuat sekolah PAUD tersebut mereka lantas dihukum. Tetapi mereka dibelajarkan sejak dini bahwa ada nilai-nilai kesabaran, keuletan, kegigihan, dan kebersamaan ketika mereka bersosialisasi dengan orang lain.

baca juga: Benarkah Jika Anak 2 Tahun Ikut PAUD Berbahaya?

Banyak manfaat yang akan anda dapatkan ketika mereka mengikuti PAUD hal ini terutama berkaitan dengan optimalnya stimulasi yang mereka dapatkan karena sudah dirancang sedemikian rupa oleh guru yang merupakan lulusan sarjana.  Hal ini tentu berbeda ketika anak hanya diasuh oleh pengasuh di rumah atau kakek nenek. Pemahaman antara guru dan juga pengasuh ataupun nenek-nenek tentu berbeda banyak penelitian terkini tentang anak yang mungkin belum diketahui oleh pengasuh atau kakek nenek di rumah atau bahkan ibu anak sendiri.

Orang tua dan masyarakat harus jeli ketika memperoleh informasi yang beredar di media sosial. Mereka harus mencari tahu kebenaran dari setiap informasi karena belum tentu informasi yang disajikan itu valid dan didasarkan pada saran fakta atau hasil penelitian terkini. Bisa jadi informasi yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini atau Paud itu hanya sekedar pandangan pribadi seseorang. Sayangnya jika pada pribadi ini menjadi pedoman bagi setiap orangtua tentu ini akan menghadirkan rendahnya stimulasi yang benar untuk anak-anak usia dini. Jadikan setiap bacaan itu sekedar pengetahuan namun juga harus dikroscek dengan sumber lain sumber referensi lain

Di zaman yang serba modern dan juga muda ini orang tua harus pandai untuk memfilter setiap informasi sehingga proses mengasuh atau mendidik anak itu tidak salah langkah. Yang harus ditekankan di sini adalah ingat bahwa pendidikan utama untuk anak usia dini itu adalah pendidikan karakter dilihat dari aspek moral sosial dan agama. Kemudian ketika nanti usianya sudah SD sekitar kelas 4,5,6 barulah dia dijejali dengan Kemampuan kemampuan kognitif. Tetapi jika hal ini terbalik maka oleh Montessori disebut sebagai Terlambat untuk menggunakan sensitif period. Anak usia dini adalah masa dimana anak sedang kritis belajar sehingga harus ditanamkan nilai-nilai yang dapat menjadikan landasan hidupnya lebih baik. Ingat bahwa kesuksesan seseorang bukan ditentukan oleh seberapa pandai atau seberapa banyak dia menghafal rumus matematika ataupun rumus IPA tetapi kesuksesan itu ditentukan oleh Bagaimana seseorang dapat mengelola emosinya dengan baik. Karena ketika seseorang itu sudah dapat mengelola emosinya dengan baik maka kecerdasan lain juga akan mengikutinya

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *