Konsep pendidikan anak usia dini di Indonesia

Konsep pendidikan anak usia dini di Indonesia

Konsep Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia

Pendidikan anak usia dini menjadi salah satu kewajiban bagi setiap orang tua yang memiliki anak berusia 0 sampai 6 tahun. Bagaimana bisa usia 0 tahun diberikan pendidikan? Bisa, orangtua menjadi pendidik pertama untuk anak sejak masih janin. Penelitian mengungkapkab bahwa sejak masih dalam kandungan anak sudah dapat mendengar dan merasakan. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mendengarkan musik, bacaan Al-Quran, mengajak anak bercerita, dan membacakan buku cerita pada janin. Suara-suara yang berasal dari luar dapat merangsang perkembangan otak anak.

Melalui pendidikan informal

Setelah anak lahir, orangtua mendidik dan mangasuh anak. Pemenuhan nutrisi, belajar makan, kemandirian, belajar berjalan, berbicara, dan stimulasi menjadi tanggungjawab penuh orangtua. Pada fase ini anak usia dini dikatakan sedang memperoleh pendidikan informal. Pendidikan informal dilakukan oleh keluarga. Dasar awal berkembang dalam berbagai aspek dimulai dari keluarga.

Melalui pendidikan nonformal

Setelah anak menginjak usia 2 tahun, mereka dapat mengikuti pendidikan nonformal yakni berupa KB atau kelompok bermain, SPS atau satuan paud sejenis, dan Pos PAUD. Saat ini PAUD bisa dikatakan layaknya jamur yang sudah ada di berbagai penjuru desa khususnya di pulau Jawa. Orangtua tidak kesulitan lagi mencari lembaga pendidikan dini untuk anaknya.

Banyak PAUD yang berdiri namun sayangnya tidak dibersamai dengan kualifikasi pendidik yang munpuni. Perhatian pemerintah terkait penyelenggaraan PAUD juga masih minim. Hal ini tentu mempengaruhi generas penerus yang nantinya bakal menjadi calon pendidik PAUD untuk memilih jurusan kuliah PAUD. Kebanyakan menjadi guru PAUD bukan karena panggilan hati dan minat tetapi karena pilihan jurusan terakhir.

Melalui pendidikan formal

Kembali ke konsep pendidikan anak usia dini di Indonesia. Ketika anak berusia 4 tahun, mereka dapat mengikuti TK /RA. Orangtua dapat memilih lembaga mana yang sesuai dengan tujuan pendidikan yang ingin mereka berikan kepada anak. Terdapat berbagai jenis basis PAUD di Indonesia seperti berbasis agama, negeri, internasional, filsuf PAUD, dan swadaya masyarakat.

Pendidikan taman kanak-kanak memang belum diwajibkan di Indonesia. Rerata orangtua mengikutkan anak ke TK atas inisiatif sendiri dan karena tuntutan keterampilan yang harus dikuasai anak kelas satu sekolah dasar. Saat ini usia minimal masuk SD negeriadalah tujuh tahun dengan harapan sudah menguasai calistung.

Baca juga : Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Share

2 thoughts on “Konsep pendidikan anak usia dini di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *