Keunikan PAUD dibanding Pendidikan Lain

Keunikan PAUD dibanding Pendidikan Lain

PAUD (Pendidikan anak usia dini) sangat penting. Hal ini karena anak membutuhkan pengalaman positif guna menstimulasi seluruh aspek perkembangannya sehingga dapat meningkatkan peluang untuk unggul di jenjang pendidikan selanjutnya. Prestasi anak di sekolah di kehidupan kesehariannya dipengaruhi oleh pengalaman anak selama masa dini.

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia karena variabilitas perkembangan otak dan intelektual yang mencapai 80%. Sinap otak ayng saling berdekatan apabila dirangsang dengan berbagai stimulus, akan terbentuk jalinan yang kuat. Jika suatu saat ketika dewasa anak menemukan stimulasi lanjutan, maka otak dengan mudah akan mengenali rangsangan tersebut dna dengan mudah mencerna dalam pikirannya.

Berikut beberapa hal yang membedakan pendidikan anak usia dini dengan jenis pendidikan lainnya adalah sebagai berikut:

Menstimulasi enam aspek perkembangan

PAUD menyelenggarakan pendidikan sekaligus pengasuhan bagi anak dengan mengutamakan pemberian stimulus keenam aspek perkembangan melalui kegiatan bermain. Hal ini tentu tidak bisa ditemukan dalam jenis pendidikan seperti SD atau SMP yang mengutamakan perkembangan kognitif. Kegiatan di sekolah didominasi menggunakan kertas dan pensil.

Tujuan PAUD adalah untuk membantu orangtua yang bekerja mengasuh anak

Pada awal perkembangannya, PAUD didirikan untuk membantu para ibu yang bekerja atau orangtua tunggal (Essa, 2011: 9). Tujuan utama PAUD adalah menyediakan keselamatan dan perawatan pengasuhan dalam situasi yang sesuai perkembangan anak. Berbeda dengan jenis pendidikan lain yang memang digunakan untuk mencari ijazah sebagai bekal untuk melanjutkan karir pendidikan/pekerjaan selanjutnya.

Adanya keterlibatan orangtua dalam proses pendidikan secara nyata

PAUD melibatkan orangtua dalam proses pendidikan. Orangtua yang anaknya mengikuti program PAUD diajak untuk melakukan berbagai kegiatan seperti pembentukan komite sekolah yang terus berganti setiap periodenya, orangtua diundang untuk emngajar di kelas sesuai dengan profesinya, parenting secara periodic, rapat komite secara rutin, melakukan kunjungan ke berbagai lembaga masyarakat sebagai salah satu pembelajaran yang menyenangkan.

Orangtua anak PAUD juga tidak segan untuk membantu tenaga ketika pihak sekolah ada kegaitan. Sedangkan jenis pendidikan lain misal di SD, kerjasama dengan orangtua yang dapat dilihat nyata di sekolah hanya sebatas pada komunikasi ketika penerimaan rapot dan rapat ketika akan ujian sekolah.

Pembentukan perilaku adalah fokus utama

PAUD sebagai peletak dasar fondasi perilaku. Kegiatan utama di PAUD adalah melalui pembiasaan baik ketika di rumah dan di sekolah. Anak diajarkan bagaimana harus antri, mengucapkan terimakasih, menjawab dan mengucap salam, mengucapkan kata permisi, dan meminta bantuan dengan mengucapkan kata tolong. Pembiasaan ini akan membentuk pribadi anak yang sopan dan santun sesuai dengan nilai agama dan moral. Jenis pendidikan lain hanya sebatas pada mengucap dan menjawab salam, pembisaan moral lain kurang begitu diperhatikan.

Adanya pendidikan gizi dan kesehatan

PAUD memberikan pendidikan gizi dan kesehatan yang seimbang bagi anak untuk tumbuh. Salah satu layanan di PAUD adalah bekerjasaa dengan pihak kesehatan untuk mengecek kesehatan anak setiap bulan sehingga gejala penyakit atau keterlambatan perkembangan anak daapt dideteksi sedini mungkin. Selain itu, orangtua juga dilibatkan ketika program pemberian gizi bagi anak secara bergantian. Hal ini tentu tidak ada di jenis pendidikan lain

Baca juga : Pendidikan Multikultural PAUD Indonesia

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *