Keterampilan Memberikan Variasi Stimulus Guru PAUD

Keterampilan Memberikan Variasi Stimulus Guru PAUD

Keterampilan memberikan variasi stimulus adalah keterampilan untuk meningkatkan perhatian anak pada saat sedang pembelajaran. Dan anak tidak akan merasa bosan sehingga akan mengganggu proses belajar maka dari itu guru harus dapat memberikan variasi stimulus kepada anak didiknya agar anak dapat lebih termotivasi dan lebih semangat lebih menarik. Keterampilan memberikan variasi stimulus juga dapat memberikan kesempatan perkembangan bakat bagi anak didik terhadap hal-hal baru.

Setiap langkah kegiatan pembelajaran seorang guru dituntut untuk terampil dan dapat melakukan berbagai cara dalam proses mengajar. Dengan memiliki berbagai macam metropolitan dasar mengajar diantaranya adalah keterampilan. Mengadakan variasi stimulus untuk memberikan rangsangan terhadap siswa, sehingga akan tercapai tujuan pembelajaran yang sesuai dengan Standart Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang telah ditentukan.

Baca juga : Keterampilan Bertanya Lanjut bagi Guru PAUD

Ketrampilan variasi stimulus adalah ketrampilan untuk meningkatkan perhatian anak pada saat sedang pembelajaran. Dan anak tidak akan merasa bosan sehingga akan mengganggu proses belajar maka dari itu guru harus dapat memberikan variasi stimulus kepada anak didiknya agar anak dapat lebih termotivasi dan lebih semangat lebih menarik. Memberikan kesempatan perkembangan bakat bagi anak didik terhadap hal-hal baru.

Metode Keterampilan Variasi Stimulus

Ketrampilan variasi stimulus ini sangat penting bagi siswa dalam pembuatan variasi stimulus. Ada beberapa metode yang perlu diperhatikan yaitu :

  1. Volume suara di dalam kelas
  2. Pola interaksi dengan anak didik
  3. Menggunakan media pembalasan

Ada beberapa faktor penghambat dalam pemberian variasi dalam pembelajaran anak PAUD faktor penghambat biasanya sastra datang dari orang tua dan lingkungan siswa. Maka dari itu peran siswa sangat penting bagi perkembangan siswa karena guru bukan hanya berperan sebagai pengajar di depan kelas saja atau penyampai materi saja. tetapi guru juga berperan sebagai motivator bagi siswa. Antara guru dengan wali murid dan masyarakat harus ada kerjasama dalam peningkatan mutu belajar anak agar tercapai tujuan bersama. Karena dalam ini orang tua dan keluarga sangat berpengaruh pada perkembangan kecerdasan anak. Dan lingkunganpun, mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi anak.

Anak usia dini adalah peniru ulung dan pasti akan mencontoh apa yang mereka lihat yang otomatis akan ditiru. Keluarga juga dapat memberikan stimulus kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Diusahakan dalam menasehati agar tidak menegur anak dengan keras.  diusahakan selalu memberikan contoh-contoh yang baik. Misal dalam pembicaraan / bahasa sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang halus tidak kasar.

Baca juga: Keterampilan Bertanya Lanjut bagi Guru PAUD

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *