Kategori Penerimaan Sosial Anak Usia Dini

Kategori Penerimaan Sosial Anak Usia Dini

Kategori penerimaan sosial anak usia dini merupakan istilah yang mengacu pada kelompok teman sebaya anak. bagaimana mereka berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman yang sesuai dengan dirinya sendiri. Dalam suatu kelompok, tidak semua anak sependapat tentang siapa yang akan mereka terima atau tolak. Kesepeakatan lebih besar terjadi ektika mereka mendiskusikan tentang siapa yang akan ditolak daripada siapa yang mereka sukai. Berikut beberapa kategori penerimaan sosial yang dijelaskan oleh Hurlock

Baca juga : Peran Teman dalam Penyesuaian Sosial

Star

Hampir semua orang dalam kelompok menganggap star sebagai sahabat karib meskipun star tidak banyak membalas uluran persahabatan ini. Setiap orang mengagumi star karena adanya beberapa sifat yang menonjol. Hanya sedikir sekali anak yang termasuk dalam kategori ini.

Accepted

Anak yang accepted disukai oleh sebagian besar anggota kelompok. Statusnya kurang terjamin dibandingkan dengan status star, dan dia dapat kehilangan status tersebut bila dia terus menerus melakukan atau mengatakan sesuatu yang menntang anggota kelompok.

Climber

Climber diteriman dalam kelompok tetapi ingin memperoleh penerimaan dalam kelompok sosial yang lebih disukai. Posisinya genting karena dia mudah kehilangan penerimaan yang diperolehnya dari kelompok semua dan mudah mengalami kegagalan untuk memperoleh penerimaan dalam yang baru bila dia melakukan sesuatu yang bertentangan.

Fringer

Fringer adalah anak yang terletak pada garis batas penerimaan. Fringer berada pada posisi yang genting karena ia bisa kehilnagan penerimaan yang dia peroleh melalui tindakan atau ucapan sesuatu yang dapat menyebabkan kelompok berbaillik menentangnya.

Neglected

Neglected adalah orang yang tidak disukai tetapi juga tidak dibenci. Dia diabaikan karena dia pemalu, pendiam, dan tidak termasuk dalam kategori tertentu. Dia tidak memberikan apa-apa sehingga anggota kelompok mengabaikannya.

Isolate

Isolat tidak memiliki  sahabat di antara teman sebayanya. Hanya sedikti sekali anak yang termasuk dalam kategori ini. Ada dua jenis yaitu Voluntary isolate dimana anak  menarik diri dari kelompok karena kurang memiliki minat untuk menjadi anggota atau untuk mengikuti aktivitas kelompok dan involuntary isolate dimana anak  ditolak oleh kelompok meskiun ia ingin.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *