Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Sekilas Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Sebelum membahas lebih lanjut karakteristik perkembangan bahasa anak usia dini, maka sebaiknya kita ketahui dulu sekilat perkembangan bahasa anak usia dini. Dikutip dari dosenpsikologi.com dituliskan bahwa perkembangan bahasa pada anak terjadi dari aktivitas mendengar, melihat, dan meniru orang dewasa disekitar mereka. Bahasa digunakan untuk mengajarkan anak tentang sesuatu.

Menurut Vygotsky, anak belajar bahasa berasal dari orang dewasa kemudian diinternalisasikan sebagai alat berfikir dan alat kontrol. Perkembangan bahasa juga dinyatakan akan berkembang sesuai atau sejalan dengan perkembangan biologisnya.

Sehingga apabila perkembangan biologisnya belum pada tahap tertentu, maka kemampuan bahasa juga tidak bisa dipaksakan. Perkembangan biologis disini terkait dengan pertumbuhan fisiologis seperti lidah masih terlalu besar, laring masih terlalu tinggi, mulut masih kecil atau sempit, dan lainnya.

Menurut Chomsky mengatakan bahwa bahasa diperoleh secara kodrati dan berjalan terus menerus sesuai jadwal genetik yang berkembang. Artinya perkembangan bahasa akan menyesuaikan dengan perkembang tubuh atau biologis anak.

Karakteristik perkembangan bahasa pada anak usia dini dibedakan dalam rentang usia. Pada postingan ini dituliskan mulai dari usia 3 – 6 tahun.

Anak usia 3-4 tahun

Berdasarkan dimensi perkembangan bahasa anak usia dini pada usia 3- 4 tahun memiliki karakteristik, antara lain :

  1. Mengingat permainan
  2. Memahaminkonsep sederhana (besar atau sedikit, hari ini, waktu tidur)
  3. Menikmati mendengar cerita yang sama yang diulang-ulang
  4. Menggabungakan kata-kata dan kalimat dari awal berdiskusi ke diskusi selanjutnya dengan buku yang sama
  5. Menunjukkan dan memberi nama hewan-hewan yang berbeda.
  6. Mampu memahami dua perintah secara langsung (contoh: pertama, pakai ja ketmu, kemudian pakai topik)
  7. Mencocokkan secara khusus suara-suara musik terhadap alat-alat yang menghasilkan suara tersebut (contoh : piano, gitar drum?)
  8. Menangggapi secara tepat tanpa pertanyaan-pertanyaan selama bercakap.
  9. Menegakkan jari tangan dengan benar dalam menanggapi pertanyaan ” Berapa umurmu? “.
  10. Dapat memahami dan memberi definasi objek yang mereka gunakan.
  11. Memahami perbandingan sederhana (contoh : , lebih besar, paling besar)
  12. Memahami pernyataan kondisi (contoh: jika kalau /lalu)

Anak usia 4-6 tahun

Berdasarkan dimensi perkembangan bahasa anak usia dini, pada usia 4- 6 tahun memiliki karakteristik antara lain :

  1. Dapat berbicara dengan menggunakan kalimat sederhana yang terdiri dari 4-5 kata.
  2. Mampu melaksanakan tiga perintah lisan secara berurutan dengan benar.
  3. Senang mendengarkan dan menceritakan kembali cerita sederhana dengan urut dan mudah dipahami.
  4. Menyebut nama, jenis kelamin dan umurnya. menyebut nama panggilan orang lain (teman, kakak, adik, atau saudara yang telah dikenalnya ).
  5. Mengerti bentuk pertanyaan dengan menggunakan apa, mengapa dan bagaimana.
  6. Mampu mengajukan pertanyaan dengan menggunakan kata apa, siapa, dan mengapa.13
  7. Dapat menggunakan kata depan seperti di dalam, di luar, di atas, di bawah, di samping.
  8. Dapat mengulang lagu anak- anak dan menyanyikan lagu sederhana.
  9. iDapat menjawab telepon dan menyampaikan pesan sederhana.
  10. Dapat berperan serta dalam suatu percakapan dan tidak mendominasi untuk selalu ingin didengar

Baca juga tahap perkmembangan bahasa anak usia dini

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *