Jarimatika pada Anak Usia Dini

Jarimatika pada Anak Usia Dini

Pembelajaran berhitung merupakan salah satu pembelajaran yang diperlukan oleh anak, salah satunya menggunakan Jarimatika pada anak usia dini. Cara ini terbukti efektif dalam membelajarkan berhitung pada anak usia dini.

Berhitung pada anak usia dini

Metode pembelajaran mempunyai peran yang sangat penting terhadap berhasil dan tidaknya tujuan pendidikan karena, tanpa metode pembelajaran yang menarik maka pembelajaran tidak akan berhasil dengan baik. Pemilihan metode yang akan digunakan harus relevan dengan tujuan penguasaan konsep, transisi dan lambang dengan berbagai variasi materi, media dan bentuk kegiatan yang akan dilakukan.

Baca juga: 60 Lagu Gubahan Lirik Islami cocok untuk Pembelajaran Anak Usia Dini

Kemampuan yang diharapkan dalam stimulasi berhitung di pada anak usia dini dapat dilaksanakan melalui penguasaan konsep, transisi dan lambang yang terdapat disemua jalur matematika, yang meliputi pola, klasifikasi bilangan, ukuran geometri estimasi dan statistika.

Apa Jarimatika ?

Metode jarimatika merupakan metode berhitung yang muncul sebagai salah satu solusi dalam menyelesaikan masalah matematika. Jarimatika berasal dari kata jari dan aritmatika yang berarti cara berhitung, (yang meliputi: operasi kali, bagi, tambah, kurang) dengan menggunakan jari-jari tangan.

Baca juga: Kemampuan Mengungkapkan Bahasa pada Anak Usia Dini

Jarimatika memperkenalkan kepada anak bahwa matematika khususnya berhitung sangat menyenangkan. Dan dalam proses yang penuh kegembiraan itu anak di bimbing untuk bisa terampil berhitung dengan benar. Jarimatika merupakan suatu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran, khususnya dalam berhitung. Sedangkan media yang digunakan hanyalah jari-jari tangan yang tidak dapat disita pada saat ujian.

Cara berhitung dengan Jarimatika

Dalam pengoperasiannya terdapat aturan-aturan tertentu. Tribudiyono dalam (Sulistyaningsih, 2018) menyatakan bahwa metode jarimatika adalah metode menghitung dengan menggunakan sepuluh jari tangan. Jarimatika memperkenalkan kepada anak bahwa matematika (khususnya berhitung) itu menyenangkan. Jarimatika sangat mudah untuk dilaksanakan karena anak mengalami sendiri menghitung menggunakan jari-jari mereka. Dalam proses yang penuh kesenangan itu anak di bimbing untuk bisa dan terampil berhitung dengan benar.

Baca juga: Cara Bermain Lompat Tali Karet dan Manfaatnya

Jarimatika adalah cara berhitung cepat dan mudah dikerjakan dalam operasi kabataku (kali, bagi, tambah, kurang). Menurut Prasetyono dalam (Nasution & Surya, 2015) jarimatika merupakan salah satu teknik menghitung cepat dan akurat yang paling berkembang pesat dan sangat diminati. Di sisi lain suasana belajar akan lebih hidup, komunikasi antara guru dengan siswa dapat terjalin dengan baik sehingga pada akhirnya akan meningkatkan keterampilan operasi hitung siswa (Fitriyani, 2015).

Baca juga: Permainan Ular Tangga dan Manfaatnya bagi Anak Usia Dini

Sejalan dengan itu Wulandari dalam (Sitio, 2017) menyatakan bahwa jarimatika merupakan salah satu cara melakukan operasi hitung. Jika kita melakukan latihan berhitung secara berulang-ulang bersama dengan siswa pasti akan menguasai keterampilan ini dengan baik. Jarimatika dapat membanti siswa untuk mengenali proses berhitung dan tatacara berhitung dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Manfaat Jarimatika pada anak

Menurut Lisa Puspitasari dalam (Sitio, 2017) menjelaskan bahwa manfaat metode jarimatika adalah metode jarimatika yang lebih menekankan padapenguasaan konsep terlebih dahulu baru ke cara cepatnya, sehingga anak-anak menguasaiilmu secara matang. Selain itu metode ini disampaikan secara fun, sehingga anak-anak akanmerasa senang dan gampang bagaikan “tamasya belajar”. Mempelajarinyapun sangatmengasyikkan, karena jarimatika tidak membebani memori otak dan “alat”nya selalu tersedia.

Dengan demikian, melihat keterbatasan dankesulitan anak, metode jarimatika ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berhitung yang sedang dibelajarkan. Christine (2013:3) menjabarkan keisitimewaan dalam metode jarimatika yang tidak dimiliki oleh metode yang lain adalah:

  1. memberika visualisasi proses berhitung, hal ini akan membuat anak mudah melakukannya;
  2. menggembirakan anak saat digunakan;
  3. tidak memberatkan memori otak anak;
  4. alatnya gratis, selalu dibawa dan tidak dapat disita.

Demikian psotingan mengenai Jarimatika pada anak usia dini, semoga bermanfaat, Amin

Sumber:  https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/656

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *