Ingatan Manusia & Korelasi-Integrasi, Apa hubungannya?

Ingatan Manusia & Korelasi-Integrasi, Apa hubungannya?

Ingatan manusia termasuk para siswa sangat terbatas sudah dipelajari siswa kadang-kadang tidak tahan iingatannya. Salah satu usana agar bahan yang sudah dipelajari cukup lama diingat siswa bisa dilakukan prinsip korelasi dan integrasi.

Korelasi dan Integrasi

Korelasi dimaksudkan apa yang dipelajari siswa harus dihubungkan dengan apa yang telah dikuasainya. Bisa juga dihubungkan dengan peristiwa kehidupan sehari-hari yang biasa dialami siswa. Sedangkan integrasi mengandung pengertian bahwa semua bahan yang telah dan sedang dipelajari siswa tidak terpisah kan satu sama lain. Tidak ada bidang studi atau mat apelajaran yang paling penting, semuanya penting bagi kehidupan manusia dan lebih dari itu semuanya tidak terpisah-pisah melainkan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam penggunaannya. Pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dituntut dikuasai siswa,harus berkaitan dan terintegrasi dalam pribadi siswa. Guru harus mengupayakan agar bahan pengajaran dan kegiatan belajar siswa selalu menggunakan apa yang telah mereka miliki sebelumnya. Selainitu, juga mengkaitkannya dengan contoh-contoh dan peristiwa nyata dalam kehidupan siswa.

Aplikasi dan transformasi

Aplikasi dan transformasi atau pemakaian dan pemindahan merupakan hal penting dalam perbuatan belajar. Sejalan dengan korelasi integrasi, pemakaian dan pemindahan berfungsi untuk memperkuat ingatan atau daya simpan informasi pada siswa. Pengingatan kembali bahan atau informasi yang sudah dipelajarnakan muncul apabila dihadapkan pada situasi baru yang serupa. Proses ini dikatakan pemindahan atau transformasi.

Latihan dan pengulangan merupakan upaya yang menunjang prinsip pemindahan. Pemakaian atau aplikasi pada hakikatnya menerapkan atau menggunakan prinsip atau konsep bahan dalam memecahkan persoalan. Prinsip ini dilaksanakan apabila guru setiap mengajarkan prinsip, konsep, hukum selalu disertai penggunaannya dalam bentuk pemecahan masalah atas dasar makna yang terkandung dalam konsep, prinsip atau hukum yang telah diajarkannya. Lebih dari itu guru dapat menunjukkan dan mengarahkan siswanya terhadap penggunaan bahan atau informasi yang diberikan dalam praktek kehidupan nyata para siswa. Prinsip aplikasi dan transformasi ini penting untuk mencapai hasil belajar siswa tahan lama, dan sifatnya integrasi tiga kawasan hasil belajar yakni pengetahuan, sikap dan keterampilan.

baca juga : Aspek Strategi Pembelajaran dalam Kurikulum

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *