Imunisasi pada Balita, Apa Manfaatnya?

Imunisasi pada Balita, Apa Manfaatnya?

Imunisasi merupakan salah satu cara untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak terhadap berbagai penyakit sehingga diharapkan mereka tetap tumbuh dalam keadaan sehat. secara alamiah tubuh sudah memiliki pertahanan terhadap berbagai kuman yang masuk. pertahanan tubuh tersebut meliputi pertahanan nonspesifik dengan pertahanan spesifik. Pertahanan non spesifik adalah mekanisme pertahanan tubuh pertama kali seperti komplemen dan makrofag. komplemen dan makrofag ini yang pertama kali akan memberikan peran ketika ada kuman yang masuk ke dalam tubuh titik selam itu ada mekanisme pertahanan fisik berupa kulit petenis, dan lain-lain. setelah itu kemana harus menghadapi pertahanan tubuh yang kedua yaitu pertahanan tubuh spesifik yang terdiri atas sistem pertahanan tubuh humoral dan seluler.

Pertahanan tubuh humoral dilakukan oleh sel limfosit b dan hanya dapat bereaksi apabila mikroorganisme sampai di cairan tubuh titik sistem pertahanan humoral akan menghasilkan zat yang disebut imunoglobulin. Sistem pertahanan tubuh dilakukan oleh limfosit t dan bereaksi apabila virus menempel pada sel. dalam pertahanan tubuh yang spesifik terutama selvi selanjutnya akan menghasilkan 1 sel yang disebut sel memori titik sel ini akan berguna dan sangat cepat bereaksi apabila ada kuman yang pernah masuk ke dalam tubuh titik kondisi inilah yang digunakan dalam prinsip imunisasi.

Imunisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu titik sedangkan yang dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang dipakai untuk merangsang pembentukan zat anti yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan misalnya vaksin bcg dpt dan campak dan melalui mulut misalnya vaksin polio. Tujuan pemberian imunisasi adalah diharapkan anak menjadi kebal terhadap penyakit sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas serta dapat mengurangi kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Di indonesia terdapat jenis imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintahan yang demokrasi dasar dan ada juga yang hanya dianjurkan. imunisasi wajib di indonesia sebagaimana telah diwajibkan oleh who ditambah dengan hepatitis b. sedangkan imunisasi hanya dianjurkan oleh pemerintahan dapat digunakan untuk mencegah suatu kejadian yang luar biasa atau penyakit endemik atau untuk kepentingan tertentu misalnya jemaah haji yang disuntikkan imunisasi meningitis. Keberhasilan pemberian imunisasi pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya terdapat tingginya kadar antibodi pada saat dilakukan amoniasi, potensi antigen yang disuntikkan, waktu antara pemberian imunisasi, dan status nutrisi terutama kecukupan protein. hal ini karena protein diperlukan untuk menyintesis antibodi.

baca juga : Pendidikan Kesehatan dan Gizi: Apa Tujuannya?

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *