Ilmiah Ala Santri Sarungan

Ilmiah Ala Santri Sarungan

Bila kemarin saya menulis “Akhlakmu santri, berpikirmu akademisi” kemudian dilanjut oleh tanggapan saudara Miftah Dahlan, tentang peran kaum sarungan. Saya kembali membuka catatan saya. Salah satunya tentang jawabul masa’il. Forum ini adalah media santri untuk membahas suatu masalah, kemudian dikaji berdasarkan Quran, hadits, pendapat ulama dari beragam kitab yang kemudian dianalisis. Di sini santri diajarkan menyampaikan pendapat, kritis, dengan keterangan yang mendasar dan tidak asal.

Kemudian hal ini diperkuat dengan pelajaran fikih wanita oleh Bu Hudaya Fikriya yang akrab disapa Ning Yaya. Beliau mengatakan bahwa para ulama mencetuskan fatwa tidak hanya menkover atau berkiblat pada teks semata. Mereka melakukan penelitian yang bisa “dikatakan” tidak main-main. Misal Imam Syafii yang melakukan perjalanan panjang, mencari responden atau orang yang diteliti, membuat pertanyaan, dijawab lalu dikumpulkan data dan ditarik kesimpulan untuk merumuskan hukum dan hitungan menstruasi, darah penyakit, dan lain-lain dengan rumus matematika yang cukup detail. Hal itu membuktikan bahwa Islam mengajarkan khususnya pada santri tak sekadar mendengar atau membaca semata tapi juga mengkaji meneliti layaknya membuat karya ilmiah dengan data yang akurat.

Seperti halnya bahasan saya dan teman teman di kelas bersama Pak Mahmud Syahro Wardi tentang surah An-Naml ayat 18 mengapa ditulis qolat namlatu yang berarti semut betina tapi jarang ditulis ratu semut atau betina. Namun hanya semut saja. Tidak cukup pada nahwu sorof tentang muanas atau bentuk kalimat perempuan atau tidak. Ternyata pada penelitian zoologi atau biologi untuk hewan yang dikutip oleh Agus Sunyoto mengapa ditulis namlatu karena memang yang berkuasa pada koloni semut adalah betina. Ratu semut yang berhak menyuruh para pekerja.

Disinilah kita disadarkan untuk mengolah hati dan pikiran agar peka pada fenomena sekitar. Agar kita cepat tanggap menghadapi tantangan zaman yang penuh dengan kompleksitasnya. (mahyafi)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *