Harapan Keterampilan Anak yang Tidak Realistik

Harapan Keterampilan Anak yang Tidak Realistik

Harapan keterampilan yang tidak realistik adalah harapan yang lebih banyak didasarkan atas harapan dan keinginan ketimbang harapan atas potensi anak sendiri . Dalam bidang perkembangan keterampilan motorik anak diharapkan dapat mengendalikan motorik dan mempelajari keterampilan tersebut sebelum mereka matang dan siap melakukannya . Sesuai harapan yang tidak realistis timbul dari orang tua sebagian dari guru , dan sebagian lagi dari anak sendiri . Terlepas dari sumbernya , harapan yang demikian berbahaya bagi penyesuaian sosial dan pribadi anak yang baik .


Harapan orang tua yang tidak realistic mungkin timbul dari keinginan orang tua yang berpikiran lain terhadap anaknya seperti mengharapkan dewasa sebelum waktunya dan harapan atas diri mereka sendiri sebagai orang tua yang baik . Harapan tersebut mungkin timbul dari upaya menyesuaikan anak dengan norma yang tercantum dalam buku-buku untuk anak . Atau mungkin berasal dari saudaranya yang lebih tua agar anak tersebut menyesuaikan diri dengan standar yang dimilikinya .

baca juga : Pentingnya Aktivitas Motorik AUD di Masa Pandemi


Harapan orang tua yang tidak realistic lainnya biasanya didasarkan atas keyakinan orang tua bahwa anak dapat mempelajari berbagai keterampilan yang tidak berkaitan dan dapat menguasainya dalam waktu yang tidak begitu lama . Sebagai contoh , dalam hal berpakaian sendiri keterampilan yang diperlukan untuk memakai kemeja dengan kaos kaki dan sepatu . Sebelum keterampilan tersebut dikuasai , anak dapat diharapkan untuk berpakaian sendiri dengan berhasil . Akibatnya anak tidak akan merasa puas dari kemandiriannya berpakaian sendiri secara normal dan apabila prestasinya jauh berada dibawah harapan orang tua , anak akan merasa tidak mampu .

Dalam keluarga , anak yang paling mungkin berpengaruh terhadap harapan orang tua yang tidak realistik adalah anak pertama dan anak yang lahir prematur . Dalam kasus anak pertama , ketidaktahuan orang tua tentang kesehatan anak atau karena kebanggaan orang tua , memungkinkan timbulnya harapan yang tidak realistik . Sedangkan untuk orang tua dengan anak yang prematur mereka mengharapkan anak untuk mengejar prestasi anak yang sama umurnya , yang lahir pada waktunya . Akan tetapi , tidak ada anak yang mungkin terhindar dari harapan orang tua yang tidak realistik dalam keterampilan dan pengendalian motorik .

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *