Corona Mengajari Kita Banyak Hal

Corona Mengajari Kita Banyak Hal

Bila dari kacamata ini, mari kita bijak dalam mengambil sikap. Dalam mengambil tindakan dibutuhkan keputusan. Keputusan biasanya ada dua. Hasil kesepakatan dan voting terbanyak.

Saat ini voting/pilihan terbanyak/jumhur ulama/kesepakatan pemerintah, para pakar, dan ulama tidak bisa diambil remeh. Mengapa? Mereka menyepakati hal yang telah telaah. Terlepas baik dan buruknya dampak dari kebijakan tersebut. Sehingga seyogyanya sebagai warga negara yang baik kita mengikutinya.

Setiap orang memiliki opini yang berbeda. Namun perlu diingat dalam suatu forum kesepakatan harus dipatuhi semua anggota. Seperti halnya kita oleh negara ini. So? Bagaimana dengan kalian? Mencari aman dengan tetap menjaga iman.

Dari sini saya menyadari. Bahwa ilmu begitu berharga ketika dibutuhkan. Barangkali dulu kita sering memandang sebelah mata dokter. Dimana dokter berani mengambil diagnosis maupun vonis padahal bukan Tuhan. Dokter juga dianggap kurang memiliki kredibel dibanding dukun karena dokter dengan biaya yang besar. Bila kita tengok hari ini. Masihkah kita meremehkan tugas dokter dan tenaga medis lainnya?

Selain dokter ada juga pemerintah dan ulama. Terlepas dari sorotan dan kritikan atas banyaknya kekurangan kinerja pemerintah, hal yang perlu kita ingat adalah prestasi. Sehingga selain mengkritisi jangan lupa juga mengapresiasi. Tanpa tindakan pemerintah, kita juga tak bisa berbuat banyak. Banyak kebijakan-kebijakan sebagai upaya menanggulangi hal ini. Untuk itu mari kita dukung dan memberi sumbangsih pemikiran dengan santun.

Dengan peristiwa ini, kita belajar bahwa tak ada yang namanya rugi dalam mencari ilmu. Karena dalam situasi tertentu ilmulah yang berlaku. Penilaian pakarlah yang selayaknya dipercaya dalam mengambil keputusan dan membuat tindakan. Selamat belajar. (mahyafi.2020)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *